HAM
Kapan hari saya bertemu Ham ( baca: mbah ). Ia jongkok didepan rumahnya. Pagar dorong berwarna hitam ia buka separuh. Sarung kotak-kotak berwarna biru dan hijau dikenakan alakadarnya. Tak lupa atasan ia sematkan kaos kesukaannya. Aku tau itu kesukaannya, karena warna sudah mulai pudar, berarti sering dipakai, berarti kesukaannya donk.









