Thursday, April 14, 2011

Menikmati rasanya menikmati khasiatnya

Kopi sering menjadi pilihan banyak orang untuk mengisi waktu luangnya, baik itu sekedar membunuh waktu, menemani ketika membaca koran, atau menghangatkan suasana bersama teman. Mengonsumsi kopi akan terasa nikmat jika dilakukan saat bersantai atau saat pagi hari. Manfaat kopi yang paling populer adalah membuat rasa kantuk hilang dan semangat kembali datang. Padalah banyak hal lain yang bisa didapatkan saat kita minum kopi.
Sebuah penelitian yang dilakukan psikolog Australia dan Amerika Serikat menunjukkan bahwa, secangkir kopi juga bisa mengakibatkan perubahan sikap seseorang. Penelitian itu dilakukan dengan cara yang cukup sederhana. Seperti dikutip dari Genius Beauty, para peneliti meminta opini dari sekelompok objek penelitian mengenai suatu hal. Namun setelah itu, para objek penelitian itu dbagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama tidak diberi kopi, dan yang kedua diberi kopi.Setelahnya, kedua kelompok tadi diberi pandangan yang berbeda dengan opini mereka. Kelompok yang tidak minum kopi bersikap lebih 'kaku' dan tetap bertahan pada pendapat mereka. Sedangkan sebaliknya, kelompok yang minum kopi lebih mudah diarahkan. Mereka juga bersikap lebih fleksibel dan berusaha mencari titik tengah antara pandangan baru serta opini pribadi mereka.
Para ahli mengambil kesimpulan bahwa kopi juga berpengaruh pada perubahan sikap para objek penelitian tadi. Kopi dapat memperlancar peredaran darah, sehingga mengurangi rasa stress dan tekanan dalam pikiran seseorang. Sehingga membuat mereka lebih fleksibel dan lebih mudah menerima masukan dari orang lain.

Kurangi Risiko Stroke Hingga 25%

Tak hanya nikmat, konsumsi kopi juga bisa mengurangi risiko stroke.Satu penelitian mengungkap, wanita yang mengonsumsi lebih dari secangkir kopi sehari bisa menurunkan risiko stroke hingga 25 persen dibandingkan dengan mereka yang sedikit atau tanpa asupan kopi.
Peneliti Dr Susanna Larsson, dari National Institute of Environmental Medicine di Karolinska Institute di Stockholm, Swedia, mengatakan kopi adalah salah satu minuman yang paling banyak dikonsumsi masyarakat di dunia. "Efek kesehatan, meskipun kecil, dari zat yang dalam kopi dapat memiliki konsekuensi yang besar bagi kesehatan masyarakat," katanya.
Walaupun terlalu cepat untuk merekomendasikan kopi sebagai minuman kesehatan, temuan ini bisa meringankan pikiran wanita yang khawatir tentang bahaya mengkonsumsi kopi berlebih, tambah Dr Larsson. "Beberapa wanita menghindari mengkonsumsi kopi karena mereka berpikir itu tidak sehat," katanya.
"Bahkan, semakin banyak bukti menunjukkan bahwa konsumsi kopi moderat dapat mengurangi risiko beberapa penyakit seperti diabetes, kanker hati, dan kemungkinan stroke." Dari penelitian ini, hampir 35.000 wanita berusia 49-83 mengikuti diet kesehatan dari satu dekade.

Hal ini menunjukkan bahwa mereka yang melaporkan minum kopi setidaknya secangkir sehari, mengalami perbaikan kesehatan risiko stroke dari 22 persen menjadi 25 persen lebih rendah terkena stroke daripada mereka yang minum sedikit.
Para peneliti menyatakan, kumungkinan kopi bisa mengurangi risiko stroke karena kopi mampu mengurangi peradangan dan meningkatkan sensitivitas insulin. Kopi juga mengandung antioksidan yang dikenal mampu mencegah penyakit.Penelitian sebelumnya juga menunjukkan perokok pria yang tidak mengonsumsi kopi berisiko menderita stroke.
Tim ahli dari Swedia mengungkapkan bahwa perempuan yang tidak minum kopi sama sekali sebenarnya bisa meningkatkan risiko mereka terhadap stroke. Namun peneliti menegaskan temuan bersifat sementara. Disarankan jangan sampai menyebabkan perubahan kebiasaan minum kopi.

"Hasil dari penelitian kami pada wanita menunjukkan bahwa konsumsi 1 sampai 5 cangkir kopi per hari dikaitkan dengan penurunan risiko stroke sebesar 22 hingga 25 persen, dibandingkan dengan konsumsi kurang dari 1 cangkir sehari," ungkap Susanna Larsson dari National Institute of Environmental Medicine di Karolinska Institute di Stockholm belum lama ini
Ditambahkan dalam Stroke edisi 10 Maret, "Bahkan minum kopi dalam porsi kecil saja sudah dapat mengurangi risiko strok".
Hubungan antara minum kopi rutin dengan penurunan risiko stroke pada masyarakat umum dilaporkan oleh para peneliti Inggris tahun lalu pada konferensi stroke tahunan American Stroke Association.

Sebuah studi tim dari University of Cambridge yang melibatkan 23.000 pria dan wanita yang dipantau selama rata-rata 12 tahun, menemukan mereka yang melaporkan mengonsumsi kopi memiliki risiko 27 persen lebih rendah terkena stroke daripada mereka yang tidak pernah minum kopi.Selain itu, lebih banyak penelitian tahun lalu yang menunjukkan minum kopi atau teh dalam porsi sedang dapat mengurangi risiko penyakit jantung.

Namun, beberapa penelitian hubungan antara kopi dan kesehatan telah menghasilkan hasil yang bertentangan.
Beberapa menyarankan dosis tinggi dari kafein dapat meningkatkan tekanan darah. Namun, yang lain menunjukkan kopi mengurangi risiko kanker, usus besar pankreas, otak, mulut, dan tenggorokan.

Sumber Pustaka : Metrotvnews, Yahoo News, VIVAnews

2 comments:

ajeng sekar tanjung said...

sayang aku ga doyan ngopi.. cuma doyan nyium wanginya aja :D

Agus Irwanto said...

istri gw doyan kopi, tapi saat ini gak bisa meminumnya.... takut ginjalnya sakit lagi....

 

Copyright 2010 halaman agus.

Theme by WordpressCenter.com.
Blogger Template by Beta Templates.