Friday, September 26, 2008

Selamat Hari Raya Idul Fitri


Saat tulisan ini saya buat, saya belum tahu, tanggal berapa hari raya akan dilaksanakan. Apakah tanggal 1 Oktober yang sesuai kalender? ataukah tanggal 30 September. Sebagai ummat, saya sangat ingin ada satu kata dalam hari pelaksanaan hari raya, sehingga tidak muncul keraguan dalam hati saya yang awam ini. Hanya saja, setahu saya jika sudah ada takbir berkumandang, hendaknya kita menghentikan puasa, karena berpuasa di hari raya haram hukumnya.
Ya semoga tahun ini tidak seperti tahun - tahun kemarin, sehingga kami semua dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan meriah dan bersamaan.
"Selamat Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal 1429 H, maafkan segala tindakan kami yang melukai hati, semoga kedepan kami dapat memperbaiki diri lebih baik lagi. Taqobbalallahu minna wa minkum Taqobbal yaa karim....

Thursday, September 18, 2008

Kegunaan Coca Cola dan Pepsi

Untuk membersihkan toilet :
Tuangkan sekaleng Coca-Cola ke dalam toilet. Tunggu sejam, kemudian siram sampai bersih. Asam sitric dalam Coca-Cola menghilangkan noda-noda dari keramik.

Untuk membersihkan karburator mobil :
Campur sekaleng Coca-Cola ke dalam karburator. Panaskan mesin 15-30 menit. Dinginkan mesin, setelah itu buang air karburator. Anda akan melihat karat yang rontok bersama air tersebut.

Untuk menghilangkan titik-titik karat dari bumper chrome mobil :
Gosok bumper dengan gumpalan alumunium foil yang direndam dalam Coca-Cola.

Untuk membersihkan korosi dari terminal aki mobil :
Tuangkan sekaleng Coca-Cola di atas terminal aki untuk membersihkan korosi.

Untuk melonggarkan baut yang berkarat :
Gosokkan kain yang direndam dalam Coca-Cola pada baut yang berkarat.

Untuk menghilangkan noda-noda lemak pada pakaian :
Tuangkan sekaleng Coca-Cola ke dalam tumpukan cucian yang bernoda lemak, tambahkan detergent, dan putar dengan putaran normal. Coca-cola/Pepsi akan menolong menghilangkan noda lemak Coca-Cola juga membersihkan kabut pada kaca depan mobil Kita minum Coca-Cola/Pepsi!
Tentu saja juga untuk membersihkan sistem kita. Lagipula kita semua membayar untuk itu.

Sumber : http://desiran.blogspot.com

tanaman pengusir nyamuk

Meskipun bentuknya kecil, nyamuk adalah serangga yang juga mematikan. Penyebaran virus dan penyakit mudah sekali dibawa oleh nyamuk. Hanya dengan hinggap di bagian kulit kita ataupun menggigitnya, kita bisa terkena kuman yang dibawa nyamuk.

Demam berdarah contohnya. Penyakit ini penyebarannya dibawa oleh nyamuk yang bernama Aedes Aegypti. Beberapa jenis obat pengusir nyamuk telah dikeluarkan untuk mengurangi tumbuh dan berkembang biaknya serangga itu.

Kalau anda tak tahan dengan aroma obat nyamuk, ada cara lain untuk mengatasinya. Yaitu dengan meletakkan tanaman yang tidak disukai nyamuk di salah satu sudut rumah anda atau di pekarangan. Tanaman apa sajakan itu?

Lavender

Tumbuhan lavender kerap kali digunakan sebagai bahan dasar lotion anti nyamuk. Bunga lavender memiliki aroma yang sangat harum. Tak perlu diproses menjadi pelembab kulit, cukup gosokkan bunga ini ke tubuh, dijamin nyamuk tak ada yang mau nempel dengan kulitmu.

Akar Wangi

Tumbuhan akar wangi dapat mengendalikan populasi nyamuk deman berdarah. Nyamuk demam berdarah konon sangat takut menghadapi tumbuhan akar wangi. Bau ngengat yang keluar dari tumbuhan ini cukup mematikan untuk nyamuk jenis itu.

Suren

Jika anda memiliki lahan pekarangan luas dan dipenuhi dengan pepohonan, ada bagusnya anda menanam tumbuhan suren. Tanaman ini terbukti sangat ampuh mengusir nyamuk. Tumbuhan yang bentuknya pohon berukuran 20 m ini memiliki daun dan kulit kayu yang beraroma tajam. Para petani kerap menanam suren di ladang-ladang pesawahan mereka, suren dipercaya juga dapat mengusir hama serangga tanaman.

Zodia

Tanaman Zodia adalah tumbuhan yang paling favorit sebagai pengusir nyamuk. Tanaman ini memiliki kandungan evodiamine dan rutaecarpine yang tak disukai serangga. Zat tersebut menghasilkan aroma yang tajam, jika tertiup angin aroma itu mudah sekali tersebar ke seluruh ruangan. Ada baiknya anda menanam zodia dalam pot dan meletakkannya di salah satu sudut ruangan anda. Ruangan anda bebas nyamuk deh.

Geranium

Tanaman jenis perdu ini memiliki aroma yang cukup harum namun tidak disukai serangga. Pasalnya tanaman yang memiliki kandungan zat geraniol dan sitronelol ini bersifat antiseptik. Selain berkhasiat mengusir nyamuk, tanaman ini bisa menjadi penghijau ruangan anda. Bentuknya yang indah bisa menjadikan tanaman ini sebagai media relaksasi mata.

Selasih

Yang terakhir adalah tanaman selasih. Selasih dipercaya mengeluarkan aroma yang cukup tajam bagi serangga. Tanaman ini paling cocok berada di dalam rumah. Letakkan sedikit lama dalam ruangan akan lebih membantu pengusiran nyamuk di rumah anda.

Tas Punggung

Tas, kayaknya gak bisa jauh - jauh dari aktifitas keseharian saya. Ya..mulai dari masa kuliah hingga kerja saat ini. Mulai tas jamannya Jayagiri - Dody masih ngetop hingga ke jamannya Alpina trus ke Eiger saat ini. Semua gak pernah jauh dari saya. Mulai sekedar membawa buku-buku kuliah hingga menemani perjalanan saya, entah itu naik gunung, menyusuri sungai, atau sekedar mudik. Mulai tas pinggang, tas pembawa air, tas dry bag untuk arung jeram, tas punggung, tas laptop, sampai tas carrier saya ada semua. Masing - masing saya gunakan untuk berbagai aktifitas yang berbeda, walaupun akhirnya ya serampangan juga penggunaannya. Contohnya tas punggung untuk membawa air yang mungil, berwarna kuning hitam dan bermerk garvan itu, sekarang fungsinya menjadi teman ke kantor bagi istri saya. Ya tentu saja kantong airnya dikeluarkan dari dalam tas. Karena ukurannya yang kecil dan lucu, jadi lebih ringkas bagi istri saya untuk membawa berbagai barang-barang kantornya yang serba mungil juga.

Saya ingat dengan tas Alpina hijau tua saya dulu, yang menemani kuliah hingga saya lulus, walau bukan tas punggung, tas ini sangat serba guna, bisa membawa buku-buku kuliah, proposal organisasi, laporan praktikum, kaos salin, handuk hingga peralatan mandi. Semuanya muat, maklum saya kuliah berangkat pagi pulang malam. Usai kuliah atau disela-sela jam kuliah, waktu saya juga saya habiskan untuk berorganisasi, mulai di majalah fakultas hingga kelompok pecinta alam. Sampai-sampai teman sekelas saya memberikan julukan ke tas saya tersebut sebagai lemari, karena semuanya ada di situ. Karena kadang juga ada bekal makan yang disiapkan oleh ibu saya, hehehe lumayan ngirit uang bensin dan uang jajan.

Hingga di tempat kerja, saya sangat identik dengan tas, sampai-sampai ada idiom, " kalo gak ada tas, bukan agus namanya". Mulai sekedar menemani ke kantor atau menemani ke kawasan konservasi tempat saya bekerja. Bahkan saya masih memiliki tas Dody - Jayagiri yang sekarang mungkin perusahaannya sudah almarhum. Walaupun berwarna norak, biru sabun colek dan kuning, tapi awet dan memiliki cerita yang panjang. Tas punggung ini tidak terlalu besar, saya dapat dengan harga murah karena saat itu di Dody - Malang ada diskon besar. Tapi tas ini menemani saya berarung jeram di sungai - sungai jawa tengah dan jawa timur. Sebagai tempat makanan, kadang pompa perahu, hingga peralatan tambal perahu. Bahkan tuh tas pernah ketumpahan lem-nya perahu. Jangan - jangan itu yang membuat tuh tas tidak jebol-jebol. Dan ketika saya bekerja tas ini pula yang sering saya bawa untuk membawa perbekalan, senter, kadang kaos salin ke kawasan konservasi. Saking klasiknya tas ini, hanya bisa dikenali oleh rekan-rekan pecinta alam yang sudah aktif minimal seumuran dengan saya. Seperti teman saya Edi Toyibi dari Tuban itu, suatu ketika kita ada kegiatan bersama di kawasan saya, dan ia melihat tas saya, " wuih.. sek ono rek tas jayagiri". Maklum, saat ini perusahaannya sudah kukut dan produknya sudah menghilang dari pasaran.

Saya dan istri saya rupanya sama-sama penggemar dan pengguna tas punggung. Maklum latar belakang kami sedikit mirip ketika kuliah dulu, hanya saja ia lebih banyak menghabiskan waktunya dengan panjat tebing, sedangkan saya dengan arung jeram. Saking kompaknya, walaupun mudik ke Depok ataupun ada kegiatan keluarga sehingga kami harus segera berangkat dari Surabaya atau Malang, setidaknya ada tas punggung atau Carrier yang menemani kami. Seperti saat kami pergi ke Kebumen untuk menghadiri pemakaman nenek dari istri saya. Kami janjian ketemu dai Terminal Bungurasih, maklum saya berangkat dari kantor saya, sedangkan istri berangkat dari kantornya, dan kantor kami berada di kutub yang jauh berbeda di Surabaya, saya di selatan istri di utara. Tanpa janjian ternyata kami sama-sama membawa tas punggung. Maka berangkatlah kami sore itu ke Kebumen via Jogja. Dan ketika acara telah usai kami langsung pamit untuk kembali ke Surabaya via Malang karena hari senin langsung masuk kerja, melihat kami yang sama-sama nggemblok tas, salah satu bulik kami nyletuk, " wah dari taman kanak-kanak mana neh", hehehe saudara-saudarapun pada ketawa, barulah sepenuhnya kami sadari kami berdua sama memakai tas punggung dengan jaket flish yang bercorak sama, sehingga mirip anak TK mau ke sekolah. hehehe.

Maka, kamipun perlu sebuah tempat untuk menampung tas-tas kami tersebut, karena istri-pun juga memiliki tas untuk pendakian juga yang membutuhkan ruang untuk menyimpannya. Dan kami sisihkanlah tempat di lemari gudang dan sebuah koper besar untuk menampungnya. Hanya kami keluarkan tas yang kami pakai saja, yang tidak dipakai kami masukkan kembali ke tempatnya untuk disimpan kembali, agar tidak kelihatan semrawut karena banyak tas bergantungan nantinya.

4 Warisan Dunia Yang Ada di Indonesia

Indonesia memiliki 4 Taman nasional yang masuk dalam warisan dunia yang diakui oleh UNESCO, badan dari PBB dunia.

Luasan hutan tropis Indonesia adalah hutan ketiga terluas dunia setelah Brasil dan Republik Demokrasi Kongo. Hutan tropis ini adalah rumah dan persembunyian terakhir bagi kekayaan hayati dunia yang unik.
Hutan tropis Indonesia Luasnya 98 juta hektare (estimasi luas hutan tahun 2000). Data yang tercantum dalam dalam buku Potret Keadaan Hutan Indonesia, FWI/GFW 2001, Bogor, Indonesia, keragaman hayati yang ada di hutan-hutan Indonesia meliputi 11% spesies tumbuhan dunia, 10% spesies mamalia, dan 16% spesies burung. Sekitar 17.000 pulau Indonesia memiliki tujuh kawasan biogeografi utama dan keanekaragaman tipe-tipe habitat yang luar biasa.

1. Taman Nasional Komodo






Taman Nasional Komodo terdiri dari tiga buah pulau besar yaitu pulau Komodo, pulau Rinca dan pulau Padar serta 26 buah pulau besar/kecil lainnya. Sebanyak 11 buah gunung/bukit yang ada di Taman Nasional Komodo dengan puncak tertinggi yaitu Gunung Satalibo (± 735 meter dpl). Wilayah darat taman nasional ini 603 km² dan wilayah total adalah 1817 km².

Keadaan alam yang kering dan gersang menjadikan suatu keunikan tersendiri. Adanya padang savana yang luas, sumber air yang terbatas dan suhu yang cukup panas; ternyata merupakan habitat yang disenangi oleh sejenis binatang purba Komodo (Varanus komodoensis).
Sebagian besar taman nasional ini merupakan savana dengan pohon lontar (Borassus flabellifer) yang paling dominan dan khas. Beberapa tumbuhan yang ada di Taman Nasional Komodo antara lain rotan (Calamus sp.), bambu (Bambusa sp.), asam (Tamarindus indica), kepuh (Sterculia foetida), bidara (Ziziphus jujuba), dan bakau (Rhizophora sp.)

Selain satwa khas Komodo, terdapat rusa (Cervus timorensis floresiensis), babi hutan (Sus scrofa), ajag (Cuon alpinus javanicus), kuda liar (Equus qaballus), kerbau liar (Bubalus bubalis); 2 jenis penyu, 10 jenis lumba-lumba, 6 jenis paus dan duyung yang sering terlihat di perairan laut Taman Nasional Komodo
2. Taman Nasional Ujung Kulon


Taman Nasional Ujung Kulon merupakan perwakilan ekosistem hutan hujan tropis dataran rendah yang tersisa dan terluas di Jawa Barat, serta merupakan habitat yang ideal bagi kelangsungan hidup satwa langka badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) dan satwa langka lainnya. Terdapat tiga tipe ekosistem di taman nasional ini yaitu ekosistem perairan laut, ekosistem rawa, dan ekosistem daratan.

Keanekaragaman tumbuhan dan satwa di Taman Nasional Ujung Kulon mulai dikenal oleh para peneliti, pakar botani Belanda dan Inggris sejak tahun 1820. Kurang lebih 700 jenis tumbuhan terlindungi dengan baik dan 57 jenis diantaranya langka seperti; merbau (Intsia bijuga), palahlar (Dipterocarpus haseltii), bungur (Lagerstroemia speciosa), cerlang (Pterospermum diversifolium), ki hujan (Engelhardia serrata)dan berbagai macam jenis anggrek.

Satwa di Taman Nasional Ujung Kulon terdiri dari 35 jenis mamalia, 5 jenis primata, 59 jenis reptilia, 22 jenis amfibia, 240 jenis burung, 72 jenis insekta, 142 jenis ikan dan 33 jenis terumbu karang. Satwa langka dan dilindungi selain badak Jawa adalah banteng (Bos javanicus javanicus), ajag (Cuon alpinus javanicus), surili (Presbytis comata comata), lutung (Trachypithecus auratus auratus), rusa (Cervus timorensis russa), macan tutul (Panthera pardus), kucing batu (Prionailurus bengalensis javanensis), owa (Hylobates moloch), dan kima raksasa (Tridacna gigas).
3. Taman Nasional Lorentz



Taman Nasional Lorentz merupakan perwakilan dari ekosistem terlengkap untuk keanekaragaman hayati di Asia Tenggara dan Pasifik. Kawasan ini juga merupakan salah satu diantara tiga kawasan di dunia yang mempunyai gletser di daerah tropis. Membentang dari puncak gunung yang diselimuti salju (5.030 meter dpl), hingga membujur ke perairan pesisir pantai dengan hutan bakau dan batas tepi perairan Laut Arafura. Dalam bentangan ini, terdapat spektrum ekologis menakjubkan dari kawasan vegetasi alpin, sub-alpin, montana, sub-montana, dataran rendah, dan lahan basah
Jenis-jenis tumbuhan di taman nasional ini antara lain nipah (Nypa fruticans), bakau (Rhizophora apiculata), Pandanus julianettii, Colocasia esculenta, Avicennia marina, Podocarpus pilgeri, dan Nauclea coadunata.
Jenis-jenis satwa yang sudah diidentifikasi di Taman Nasional Lorentz sebanyak 630 jenis burung (± 70 % dari burung yang ada di Papua) dan 123 jenis mamalia. Jenis burung yang menjadi ciri khas taman nasional ini ada dua jenis kasuari, empat megapoda, 31 jenis dara/merpati, 30 jenis kakatua, 13 jenis burung udang, 29 jenis burung madu, dan 20 jenis endemik diantaranya cendrawasih ekor panjang (Paradigalla caruneulata) dan puyuh salju (Anurophasis monorthonyx).
Satwa mamalia tercatat antara lain babi duri moncong panjang (Zaglossus bruijnii), babi duri moncong pendek (Tachyglossus aculeatus), 4 jenis kuskus, walabi, kucing hutan, dan kanguru pohon.
4. Hutan Hujan Tropis Sumatra



Hutan tropis Sumatra
Hutan hujan tropis Sumatera merupakan rumah bagi berbagai makhluk hidup. Banyak di antaranya yang merupakan spesies hewan yang terancam punah, seperti orangutan Sumatera, harimau Sumatera, kelinci Sumatera, dan badak Sumatera. Di hutan hujan tropis ini juga tumbuh berbagai tumbuhan endemik, seperti kantong semar, bunga terbesar di dunia Rafflesia, dan bunga tertinggi Amorphophallus

The Tropical Rainforest of Sumatra is situated on the middle of Sumatra, Indonesia. It consist of three national parks; Gunung Leuser National Park (GLNP) (8629.75 km²), Kerinci Seblat National Park (KSNP) (13,753.5 km²) and Bukit Barisan Selatan National Park (BBSNP) (3568 km²). The total area of the rainforest is 25,000 square kilometres. The Tropical Rainforest Heritage of Sumatra was chosen because, first, it represents significant area of forests on the island of Sumatra, because of the biodiversity, of lowland and mountain forest. This once vast island of tropical rainforest has been condensed to secluded areas, in the space of 50 years.
Sumber : http://desiran.blogspot.com

Tuesday, September 16, 2008

Kematian

Minggu malam kemarin, saat saya kembali dari mengantar bapak pulang di depan rumah saya, tiba-tiba istri saya bilang "mas ada sms dari temanmu di Bogor, iik, sepertinya anaknya meninggal". 

Sayapun mempercepat langkah ke kamar mengambil HP Motorola bututku. Benar dari temanku yang di Bogor dan cepat kubaca isinya "..Agus, anakku diambil Alloh..". Sejenak awan duka yang dalam kurasakan dari isi sms tersebut. Akupun hampir menangis membacanya, kucoba menelponnya tapi tidak diangkat, mungkin sibuk. 

Akhirnya ku kirim sms tanda duka cita kami sekeluarga. Istriku sepertinya tahu akan kekagetanku dan memelukku dari belakang. Ia tahu aku cukup dekat dengan temanku ini. Dan ia juga tahu bahwa anak temanku cukup sakit pada organ paru-parunya sejak lahir, dan ketika Alloh memanggilnya ia berumur setahun pada bulan Agustus kemarin.

Waktu ternyata sangat cepat berputar, minggu kemarin aku baru saja menelpon temanku ini, kita saling berbicara mengenai anak - anak kami. Aku juga tanya kesehatan anaknya. Dan saya masih ingat betapa bahagianya temanku karena kali ini anaknya sudah sebulan dirumahnya di Bogor, keluar dari Rumah Sakit.

Semoga ia sekeluarga telah siap menghadapi kehilangan ini. Saya cukup tahu teman saya ini sangat tegar orangnya, dan saya yakin Alloh mempunyai rencana bahagia buat mereka dibalik ini semua.

Monday, September 8, 2008

Kami Menempati Rumah Balearjosari

Alhamdulillah, dalam bulan Ramadhan tahun ini, kami sekeluarga mulai menempati rumah kami sendiri di Balearjosari Malang. Memang sejak bulan Maret tahun ini kami sudah menempatinya, tapi karena ada sesuatu hal, saya bersama istri dan anak belum menempatinya. Selama kurun waktu hingga tanggal 7 September 2008, kami mencicil perlengkapan rumah, mulai tempat tidur, peralatan dapur, dan tentunya melatih pembantu untuk mengasuh anak saya. Kalau inget teman saya Saras, istilahnya me-magang-kan pembantu, hehehe.

Rumah kami ini berada di sebuah perumahan dan letaknya di pojok. Berhalaman cukup luas, dengan rumput hijau menutupinya. Sepanjang batas halaman dan jalan paving saya sudah menanami berbagai tanaman sebagai pagar rumah kami tersebut. Hal ini karena istri saya suka rumah yang berpagar tanaman, lebih asri katanya. Kalau bisa seperti hutan aja, hehehe.

Semalam merupakan malam pertama kami bersama menghabiskan waktu di rumah tersebut, hanya dua kata yang dapat mewakili keadaan semalam, sangat membahagiakan. Kami bersih-bersih bersama, masak bersama, buka puasa bersama, hingga sahur bersama. Rasanya, walaupun kerja saya di Surabaya, ingin tiap hari pulang ke rumah untuk berkumpul kembali bersama istri dan anakku.

Terima kasih ya Alloh, Kau berikan kami jalan yang lurus dan kau limpahkan kebahagiaan kepada keluarga kecil kami.

Wednesday, September 3, 2008

Susu Anakku Menghilang dari Pasaran

Betapa terkejutnya saya dan istri ketika memasuki satu persatu supermarket dan hypermarket di kota Malang untuk mencari susu soya yang biasa diminum anak kami, dan kami tidak menjumpainya. Nursoy produk dari Wyeth ini ketika itu sudah tidak ada stok selama 2 minggu. Dan ketika tulisan ini saya tulis hampir genap 2 bulan produk susu itu "menghilang". Tidak hanya di kota Malang tetapi juga di Surabaya. Istrikupun tidak kekurangan akal, mertua di depok dan saudara yang di Cibubur-pun dikerahkan untuk mencari susu formula tersebut di Hypermarket ibukota Jakarta. Kemana larinya susu formula ini?

Tidak seperti susu sapi lain, susu soya tidaklah banyak macam merk-nya. Susu soya ini terpaksa kami gunakan karena anak kami ternyata alergi terhadap lemak dari susu sapi yang mengakibatkan anak kami susah bernafas dan mencret ketika mengkonsumsi susu sapi. Awalnya kami tidak mengetahuinya jika anak kami alergi susu sapi, hingga kami berobat ke dokter anak, tetap belum diketahui penyebab pilek, bunyi "grog", dan susah bernafas anak saya. Tapi ketika kami ganti dokter anak, barulah kami ketahui bahwa anak kami alergi susu sapi dan disarankan untuk mengganti susu formula dari sapi dengan susu soya.

Dan ketika stok Norsoy dirumah kami akhirnya habis, terpaksa kami memberikan susu soya dari merk lain. Memang anak kami tidak menolak susu tersebut, tapi setelah hampir 2 minggu berjalan, kami perhatikan pilek dan suara "grog" ketika mengkonsumsi susu tersebut keluar kembali. Persis ketika ia mengkonsumsi susu sapi dulu, hanya saja nafasnya tidak kesulitan/berat. Istri dan saya sangat khawatir, apakah ia tidak cocok dengan jenis susu soya yang lain? Akhirnya tadi sore saya sambangi kembali beberapa hypermarket ternama di Surabaya. Hasilnya yang saya temukan hanya rak Nursoy yang kosong dengan bertuliskan "Stok Kosong". Dan saya tanyakan ke SPG penjaganya, sudah 2 bulan tidak ada stok susu tersebut. Sedih rasanya saya tidak berhasil menemukan susu soya tersebut walau hanya 1 kaleng saja.

Monday, September 1, 2008

Marhaban Ramadhan


Selamat Datang Bulan Ramadhan..!! Semua muslim di dunia menyambutmu layaknya menyambut seorang tamu yang sangat di tunggu-tunggu. Tamu istimewa yang sangat dirindu kedatangannya. Marhaban yaa Ramadhan. Ditunggu atas apa yang dibawanya untuk bulan ini. Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh dengan ibadah.
Marhaban yaa Ramadhan, Alhamdulillah Alloh SWT. memberiku umur untuk dapat bertemu dirimu di tahun ini.
 

Copyright 2010 halaman agus.

Theme by WordpressCenter.com.
Blogger Template by Beta Templates.