Tuesday, January 31, 2012

Sejuta Khasiat Daun Sirih dalam Setiap Lembarnya

Sirih merupakan tanaman asli Indonesia yang tumbuh merambat atau bersandar pada batang pohon lain. Sebagai budaya daun dan buahnya biasa dimakan dengan cara mengunyah bersama gambir, pinang dan kapur. Namun mengunyah sirih telah dikaitkan dengan penyakit kanker mulut dan pembentukan squamous cell carcinoma yang bersifat malignan.

Minyak atsiri dari daun sirih mengandung minyak terbang (betIephenol), seskuiterpen, pati, diatase, gula dan zat samak dan kavikol yang memiliki daya mematikan kuman, antioksidasi dan fungisida, anti jamur. Sirih berkhasiat menghilangkan bau badan yang ditimbulkan bakteri dan cendawan. Daun sirih juga bersifat menahan perdarahan, menyembuhkan luka pada kulit, dan gangguan saluran pencernaan. Selain itu juga bersifat mengerutkan, mengeluarkan dahak, meluruhkan ludah, hemostatik, dan menghentikan perdarahan. Biasanya untuk obat hidung berdarah, dipakai 2 lembar daun segar Piper betle, dicuci, digulung kemudian dimasukkan ke dalam lubang hidung. Selain itu, kandungan bahan aktif fenol dan kavikol daun sirih hutan juga dapat dimanfaatkan sebagai pestisida nabati untuk mengendalikan hama penghisap

Manfaat daun sirih untuk kesehatan

Daun Sirih untuk menghilangkan bau mulut dan mencegah kerusakan gigi. Sediakan 1 lembar daun sirih, cuci bersih, lalu kunyah selama beberapa menit. Lakukan resep ini selama 2-3 kali sehari. Jika Anda tidak tahan dengan aroma saat mengunyah sirih, Anda dapat menggunakan air rebusan daun sirih untuk berkumur setiap selesai makan.

Pembengkakan gusi/mulut. Ambil daun sirih 5-6 l embar Rebus dengan 3 gelas air sampai mendidih. Angkat dan saring,tambahkan garam. Selanjutnya untuk kumur-kumur 3 kali sehari. 

Perdarahan geraham. Sehabis cabut gigi (geraham biasanya ) selalu mengalami perdarahan yang banyak. Untuk menghentikan perdarahan, gunakan ramuan ini.Ambil daun sirih 10 lembar . Setelah dicuci rebus dengan air sebanyak 5 gelas sampai mendidih. Angkatsaring. Selanjutnya kumur dengan ramuan tersebut setiap 1jam satu kali. Ramuan tersebut juga dapat menghilangkan bau mulut yang disebabkan oleh kerusakan gigi yang sudah banyak berlubang.

Untuk merawat gigi. Caranya yaitu dengan mengunyah daun sirih dengan teratur.

Menghilangkan bau badan. Ambil daun sirih 2-3 lembar direndam dalam air panas 1/2gelas.ditambah satu sendok teh gula putih. Biarkan sampai air suam-suam kuku. Setelah sirihnya diambil, airnya diminum.

Obat batuk. Daun sirih 5 lembar, Cengkeh,kapulaga,kemukus, masing-masing 11 biji. Kayumanis 1 jari tangan. Cara membuat: Semua bahan setelah dicuci direbus dengan air sebanyak 2 gelas hingga airnya tinggal 1 gelas. Angkat dan saring. Aturan minum : Anak umur 1 s.d. 3 tahun 3 kali sehari 1 sendok makan. Anak umur 4 s.d. 5 tahun 3 kali sehari 3 sendok makan. Anak umur 6 s.d. 11 tahun 3 kali sehari 5 sendok makan. Dewasa 3 kali sehari.

Untuk mengobati rabun jauh atau “Miopa”. Caranya yaitu merendam mata pada air hanyat yang dicampur dengan daun sirih. Untuk mengobati mata merah atau “belekan”. Caranya yaitu dengan merendam mata ada air yang telah dicampur dengan daun sirih.

Untuk mengatasi diabetes. Caranya yaitu dengan merebus daun sirih sebanyak 3-4 lembar dicampur dengan daun asam 30 gram, belimbing sayur 2 buah, umbi dea kering 3 gram dan daun gingseng 4 lembar. Kemudian airnya diminum 3 kali sehari sebelum makan.

Keputihan : Untuk mencegah atau mengatasi keputihan, mengurangi gatal-gatal pada daerah kemaluan wanita digunakan rebusan daun sirih buat membersihkannya. Sedangkan ramuan untuk diminum biasanya dikombinasi dengan kumis kucing, kunyit,tapak liman atau sambiloto, Bahkan sekarang sudah ada yang membuat dalam bentuk instan diberi gula berupa ramuan kunir dan sirih.

Sumber :
http://turunberatbadan.com/2273/manfaat-daun-sirih/
http://id.wikipedia.org/wiki/Sirih
http://indonesiaindonesia.com/f/6147-daun-sirih-memiliki-khasiat-serba-guna/
http://suaraterbaru.com/beberapa-manfaat-daun-sirih/kesehatan/

Thursday, January 26, 2012

Pepsi Blue part two: apaan tuh poligami ?

Wawan berujar, "enak loh berpoligami itu, saya didoakan oleh kedua istri saya". Walaupun hanya sekilas kami mendengarkannya tapi toh ungkapannya itu masuk juga. Beberapa teman masih asyik dengan minumannya, sedangkan saya masih asyik menikmati kopi arabika kesukaan saya. Asap-asap liar rokok terus beterbangan di atas kepala kami. Sedangkan udara malam ini, bisa ditebak, dingin. Maklum, sejak isya hujan terus membasahi kota ini. Udin, yang sedari tadi duduk di samping saya hanya senyum-senyum saja mendengar ucapan wawan, ya harap dimaklumi, dia belum merasakan seorang wanita untuk ia nikahin, ia tidurin, apalagi sampai dua seperti wawan.
* * *
Beberapa hari setelah malam itu, pikiran saya sedikit terganggu dengan sebuah rencana rekan saya yang dimungkinkan akan menerima untuk berpoligami. Tetapi saya yakin, tentu tidak semudah yang ia lontarkan malam itu. Tentu banyak hal yang membuat ia tampak begitu galau. Bukanlah sebuah pilihan yang mengenakkan untuk menjalani poligami. Dari kacamata saya (sebenarnya saya tidak berkacamata, tetapi suka dengan wanita berkacamata) yang awam ini, saya menghormati pilihan orang yang berpoligami walaupun secara sadar sesadar-sadarnya itu bukan jalan hidup untuk saya. Pemikiran saya, seorang yang memilih jalan hidup untuk berpoligami tentu memikirkan masak-masak apa yang ia pilih. Bukan sekedar seks yang menjadi alasannya. Karena teramat picik jika itu menjadi satu-satunya alasan berpoligami. Karena selaku suami dan ayah, ia harus bisa bdrlaku adil.
Oke bro.. Islam (my religion) menghalalkan apa itu yang namanya poligami, tapi itu bukan alasan untuk mempermudah untuk melakukan poligami. Saya pribadi berpikir hanya orang pilihan yang mampu berpoligami dengan baik. Bayangkan saja, harus adil. Adil disini disuratkan untuk adil terhadap diri sendiri, adil terhadap para isteri, adil dalam memberikan nafkah, adil dalam memberikan tempat tinggal, adil memberikan giliran (maksudnya giliran menginap di setiap tempat tinggal isterinya) dan jangan lupa adil juga memberikan kasih sayang terhadap anak-anak dari masing-masing isteri kita. Jika kita masih jauh dari kata adil yang itu man, forget it...
* * *
Bertemu dengan beberapa teman di masa lampau membuat beberapa bagian hidup saya bertambah kaya. Tentu dari segi pemikiran. Suatu sore saya sempat terlibat diskusi ringan mengenai pernikahan (untuk lebih menghargai arti pernikahan sebelum kita memikirkan poligami). Kebetulan teman saya yang satu ini (lagi-lagi) juga belum menikah. Untuk menyeimbangkan pemikiran saya, pertanyaan yang sama tentu saya tanyakan ke rekan-rekan saya yang sudah menikah juga. Pertanyaan saya sangat simple, apa itu pernikahan ? tolong jawab dalam 3 kata saja. Mengapa hanya 3 kata, hal ini untuk menghindari banyak kata yang basi sebagai kembang kalimat yang dirangkai. hedehhh...
Dan hasilnya terkumpul jawaban : suatu hubungan halal, setia selaras surga, cinta tanggungjawab surga, hormat peduli bahagia, i love you, menyatukan perbedaan (kok cm dua?), cinta komitmen seks, cinta karena Alloh, sakinah mawadah warohmah. Cobalah pahami, berapa kali kata cinta itu dilontarkan.
Jadi sebelum kita berpikir lebih jauh terhadap poligami, sebaiknya kita coba pikirkan dulu arti dari sebuah pernikahan itu sendiri. Karena dalam pernikahan itu bukan sekedar seks, tapi ada cinta disitu, ada komitmen disitu, ada tanggungjawab disitu, ada rasa peduli, kebahagiaan, dan bahkan ada Alloh yang ikut "bermain" disitu.
* * *
ti titittut.. sebuah sms masuk di hape saya yang produksi cina itu. sebuah pesan singkat dari istri saya yang nun jauh di ibukota, mengabari keadaan anak-anak saya dan dirinya yang dalam keadaan sehat. Saya senang membacanya. Entahlah, rasa cinta saya tak pernah habis untuknya. 

Thursday, January 19, 2012

Namanya Daffa

Saya sedikit bergetar ketika mendekatinya. Kali ini tidak seperti Kila, kakaknya, saya tidak dapat menggendong dan mendekapnya. Saya hanya bisa membisikkan adzan dan iqomat di telinganya. Pelan dan penuh haru. Rasa syukurku tak henti-henti. Putra keduaku telah lahir. Dengan berat tubuh 2,8 kg ia tampak sehat dan gagah bagiku. Namanya Agsya Danish Daffa Kila. Seperti hal kakaknya, iapun kusandangkan nama Agsya dan Kila.
Daffa di rawat dalam inkubator

Lahir ketika waktu menunjukkan pukul 10.46 WIB di RSUD Pasar Rebo pada hari Rabu tanggal 21 Desember 2012. Sebuah tempat yang jauh dari kota kami, Malang. Tapi dekat dengan rumah eyangnya di seputaran Kelapa Dua - Cimanggis Depok.Sebuah pilihan yang akhirnya kami putuskan bersama. Istri saya sudah bertekad dan mengurus semua keperluan guna kelahirannya. Saya yang nun jauh di kota Malang hanya dapat menunggui ketika kelahirannya dan terpaksa memperpanjang acara "bolos" kerja hingga 2 minggu.

* * *
Masih teringat jelas ketika pertama kali perawat memberitahukan kondisinya. Paru-paru Daffa ada cairannya sehingga ia memerlukan perhatian dan perawatan khusus. Esoknya ketika saya berhasil menemui dr. Ellen yang merawat Daffa, semakin jelaslah kondisinya, Daffa-pun terkena kuning. Maka sejak hari pertama Daffa dilahirkan, ia dimasukkan inkubator lengkap dengan segala peralatan penunjang, infus, selang untuk mengeluarkan cairan dari paru-parunya, alat pemompa nafas, dan sebuah alat yang tersemat di kaki kirinya untuk memantau denyut jantungnya. Begitu banyak alat itu, air mataku pun tak dapat kubendung setiap menengoknya di sebuah ruang khusus bertuliskan Level 3. Sebuah ruangan untuk merawat bayi yang mengalami masalah atau dalam perawatan khusus. Disisi lain saya pun harus menjaga istri saya yang baru menjalani operasi secario untuk kelahiran Daffa.
* * *
Istri saya sangat semangat, walau harus saya papah dengan kursi roda untuk menengok Daffa untuk pertama kalinya. Saya bahagia sekali. Saya sangat bahagia ketika istri saya dapat melihat sendiri Daffa dalam inkubatornya. Dan Daffa pun mengetahui jika umi nya pun hadir di sisinya. kami sangat semangat akan kehadiranmu Daffa, dan kami berharap ketika itu, kamupun semangat untuk cepat sembuh. Keesokan harinya lagi, istri saya sudah dapat menjenguk Daffa dengan berjalan, walaupun lokasi kamar umi dan ruang bayi jauh letaknya karena berbeda gedung. Tapi umi sangat semangat sore itu. Kali ini ia dapat berlama-lama di dalam ruangan.
* * *
Umi harus pulang hari sabtu tapi Daffa tetap menjalani perawatan. Berat rasanya. Tapi saya tetap ke rumah sakit untuk menengok dirimu Daffa. Karena peraturan di rumah sakit ini, tidak boleh menunggui bayi di ruang perawatan, tapi kami akan dihubungi jika ada perlu sesuatu. Saya tetap rumah sakit setidak sehari 3 kali untuk memberikan asi istri saya dalam botol untuk Daffa. Keesokan hari, senin dan selasa kami menghabiskan waktu seharian penuh di rumah sakit. Mulai pagi hingga petang, memberikan asi untuk Daffa. Daffa harus selalu mendapatkan asi. Begitu wanti-wanti dokter dan perawat. Mereka sangat bersemangat sekali membantu kami.
* * *
Daffa tidur.. gemess
Hari Rabu Siang, Dokter Ellen memperbolehkan Daffa pulang karena kondisinya sudah baik, hanya minggu depan perlu kontrol kembali. Kami bukan main senangnya. Bahagia sekali kami siang itu. Kami segera mempersiapkan kepulangan Daffa. Bulek Tri, Bulek Yani dan Bulek Par pun hadir di rumah sakit untuk menjemput Daffa. Sore itu kami kembali ke rumah eyang penuh dengan bunga bahagia.
* * *

Kila sudah menyongsong kami di depan pintu. Wajahnya sangat semangat dan berseri menyambut adiknya. "Adik dey abi", ujarnya. Sayapun mengangguk sambil menggendong Daffa ke arah kamar. Kila berlari-lari kecil mengikutin kami. Sayapun menidurkan Daffa di tempat tidur yang telah kami siapkan. Kila sangat senang sekali melihat Daffa. Sore itu seisi rumah bahagia, kakek, nenek, para bulik dan tasya adik ipar saya, semua.. semua senang.

Selamat Datang Daffa ... kami sayang kamu.

(Terima kasih kami kepada segenap perawat, dokter, dan pihak RSUD Pasar Rebo yang begitu ramah dan sangat membantu kami, juga Bulik Tri yang banyak meluangkan waktu selama kami di rumah sakit)
 

Copyright 2010 halaman agus.

Theme by WordpressCenter.com.
Blogger Template by Beta Templates.