Tuesday, April 27, 2010

Cinta Bumi, Hindari Konsumsi Lobster

VIVAnews - Meski lezat, bagi Anda yang mencintai Bumi dan lingkungan diharapkan agar menghindari mengonsumsi jenis seafood seperti Lobster atau Udang Karang.
Sebab, Lobster merupakan jenis seafood yang mengalami penurunan populasi yang serius di alam dan dalam proses penangkapannya mungkin terjadi tangkapan sampingan (by catching) terhadap satwa dilindungi.
WWF Indonesia dalam acara memperingati Hari Bumi Dunia yang digelar di Ancol hari Minggu 25 April 2010, dalam panduannya memilih seafood (Seafood Guide) membagi seafood menjadi tiga kategori. Merah (Hindari), Kuning (Kurangi) dan Hijau (Aman).
Kategori merah adalah kategori seafood yang mesti dihindari mengosumsinya. Sebab, jenis seafood ini mengalami penurunan populasi yang serius di alam dan dalam proses penangkapannya mungkin terjadi tangkapan sampingan terhadap satwa dilindungi.
Yang termasuk seafood kategori merah, selain Lobster, adalah penyu dan telur penyu, Hiu dan Ikan Tuna Sirip Biru dan Kuning. Jika Penyu adalah spesies yang resmi dilindungi secara hukum, sedang Lobster perkembangbiakannya lambat dan sedeikit dan rentan terhadap overfishing atau tangkapan berlebih.
Sementara itu, seafood kategori kuning adalah seafood yang seringkali diperoleh dengan cara penangkapan yang tidak lestari atau tidak ramah lingkungan. Selain itu, cara penangkapannya sangat merusak lingkungan. Untuk itu, perlu dikurangi mengonsumsi seafood kategori ini untuk menjaga kelestarian alam.
Seafood yang termasuk kategori kuning adalah Gurita, Telur Ikan, kepiting, Ikan baronang, kakap, udang, dan pari.
Selanjutnya, seafood yang termasuk dalam kategori hijau atau aman untuk dikonsumsi adalah jenis seafood seperti Teri, Ikan Barakuda, Ikan Tongkol, Ikan Bawal, Ikan Cakalang, Ikan Tenggiri, dan Cumi-Cumi. Sebab, cara penangkapan jenis seafood ini ramah lingkungan dan tidak merusak lingkungan.
Untuk melihat daftar lengkap seluruh jenis seafood yang aman dikonsumsi, dapat mengunjungi WWF Guide WWF Indonesia www.wwf.or.id/seafoodguide atau www.panda.org. (hs)

Monday, April 26, 2010

Bakso Lapangan Tembak Senayan

Setelah semua mandi, Kila, Saya, dan Umi segera bergegas. Mengapa Kila saya taruh diurutan pertama, ya... anak kami yang berusia 2,5 tahun inilah yang pertama mandi hari ini dan dialah yang paling antusias acara jalan-jalan. Walaupun sekedar lihat bis, itu merupakan hal yang menyenangkan baginya, bisa betah ia teriak-teriak "bis" jika kami berpapasan.
Yup, hari ini hari minggu, biasanya kami berkeliling dengan sepeda motor bertiga. Tidak ada tujuan pasti seh, tujuan utama seh ke pom bensin di Terminal Arjosari. Isi bensin sekaligus memuaskan Kila untuk melihat bis. Dia senang sekali melihat bis apalagi dalam jumlah banyak, pikirnya mungkin, wah mobil sebesar ini kok bisa banyak. *hihihihihi* Setelah isi bensin dan keliling dalam terminal kami segera menuju ke Riverside, sebuah kawasan perumahan mewah dengan tatanan lanskap yang bagus. Gara-gara udara segar dan sejuk inilah kepikiran pingin makan bakso, istri saya langsung nyeletuk, " abi, di Carrefour ada bakso baru di buka, namanya Bakso Lapangan Tembak Senayan. Jadi penasaran apa betul asli dari Jakarta, kalo emang iya kan wah... sedep banget tuh", ujar istri saya yang emang asli sono.
Sayapun menjawab : "ayo deh, di Indonesia ini cuman bakso Malang yang enak,um.."
Istriku gak kalah sengit : "ayo bi dicoba dulu, kalo asli emang cabang dari senayan, umi jamine deh enak"
Kamipun segera meluncur ke Carrefour Market di sekitar Sabilillah Blimbing. Dan benar saja, ruang besar yang direnovasi tersebut ternyata menjelma menjadi sebuat tempat besar dengan judul "Bakso Lapangan Tembak Senayan". Beh luas juga. Ada tempat bermain anaknya juga, gak sia-siakan waktu saya mengajak Kila bermain bola disana, sedangkan umi memesan bakso. Kami mengambil meja yang didekat arena bermain selain enak juga mudah mengawasi Kila yang bermain.
Gak sangka, ternyata ada bakso diluar bakso malang dan bakso solo yang rasanya punya karakter. Enak. Walo tampilannya amat minimalis bagi saya yang penggemar bakso. Gimana enggak, hanya bakso dengan bihun dan mie. Gak rame macam bakso Malang, ada gorengan, bakwan, tahu dan lain-lain. seru dah. Tapi neh bakso walo penampilan minimalis, rasanya sangat berkarakter. Punya selera sendiri. Dan bagi saya belum lengkap jika sambalnya juga punya rasa tersendiri, tidak sekedar sambal biasa. Dan wah... puedes abiss. Makin nikmat aja.
Istri saya tampak puas banget melihat saya menikmati bakso tersebut, walau cara makannya tetap ala Malang, dicocol. *ada lepek kecil sebagai tempat campuran antara saos tomat dan sambal, kemudian bakso kita cocol ke sambal tersebut, baru dimakan, sedaaap* Dan istriku agak geli melihatnya, " ih abi, makan bakso Jakarta kok tetep kayak makan bakso Malang".
Puas dengan makan baksonya, kemudian kita tutup dengan menikmati es campur ala Bakso Lapangan Tembak Senayan. Sebetulnya, menu disini bukan hanya bakso dan es campur aja. Masih banyak yang lain dan itupun dengan harga yang lumrah... tidak terlalu murah juga tidak terlalu mahal. Boleh nih satu lagi jujugan nge-bakso deket rumah.

Thursday, April 22, 2010

Paling Yahud

Tanggal 21 April diperingati sebagai hari Kartini. Nah, untuk ikut menyemarakkan hari tersebut, di kantorku para ibu-ibu Dharma Wanita mengadakan berbagai acara di Aula. Sebutlah seperti seminar singkat tentang menghadapi waktu lansia *hyuuukkk...*, lomba fashion *cie...* hingga lomba make up tanpa menggunakan cermin *jadinya menggunakan perasaan..hihihi*. Nah, sedangkan saya mendapat tugas dadakan mengabadikan kegiatan tersebut menggunakan handycam. Jadilah saya menjadi kaum minoritas dalam ruangan aula tersebut. Selain saya, ada pak Ucup juga yang sibuk mengatur sound system, sisanya ibu-ibu semua yang menguasai isi aula *huhuhu..*.
Sedang asyik-asyiknya nyuting kegiatan tersebut, tanpa saya sadari rupanya pak Ucup mengamati saya sedari tadi. Dia nampaknya tertarik dengan benda yang sedang saya gunakan untuk mengabadikan kegiatan ini. Tak berapa lama ia-pun mendekati saya dan mulai berbisik kepada saya.
Pak Ucup : "mas, hendikem-nya merek apa..?"
Saya yang sedang nyuting : " anu pak, JVC.."
Pak Ucup dengan yakinnya : "oooo..., tapi yang paling bagus tuh mereknya Canon bubblejet..."
Saya : "heh ..????"

Tuesday, April 20, 2010

10 Makanan Untuk Menurunkan Kolesterol

Banyak cara untuk menurunkan kadar kolesterol. Obat berbahan kimia terhitung efektif menurunkan kolesterol. Tapi tentu saja ada efek samping. Anda bisa mencoba menurunkan kadar kolesterol dengan cara alami.
Ada sejumlah makanan yang bisa menurunkan kadar Low-Density Lipoproptein (LDL) alias kolesterol jahat yang menyebabkan plak di pembuluh darah, dan meningkatkan High-Density Lipoprotein (HDL) alias kolesterol baik yang bisa dimanfaatkan tubuh untuk mengolah vitamin yang larut di dalam lemak.
Untuk menurunkan kadar LDL, Anda harus mengurangi asupan lemak jenuh. Lemak jenuh biasanya ditemukan di produk hewani, misalnya daging, susu, krim, mentega, dan keju. Ada juga lemak jenuh yang berasal dari nabati misalnya santan, minyak kelapa, dan lemak nabati.
Namun banyak juga makanan yang mengandung lemak tidak jenuh sehingga sangat efektif menurunkan kadar kolesterol.

1. Kacang kedelai
Kacang kedelai dan turunannya, alias kedelai yang sudah diolah misalnya menjadi tahu, tempe, susu kedelai, dan tepung kedelai mengandung isoflavon, yaitu zat yang bisa menekan LDL.
Tapi ingat, meski nikmat tahu dan tempe bisa tidak efektif menurunkan kolesterol bila diolah dengan sembarangan. Misalnya, digoreng dengan minyak jelantah atau dicampur santan. Sebab, santan dan minyak goreng adalah sumber lemak jenuh.
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menganjurkan untuk mengonsumsi sedikitnya 25 gram protein kedelai per hari untuk menurunkan kadar kolesterol.

2. Kacang-kacangan
Kacang adalah sumber serat larut yang sangat tinggi. Mengonsumsi serat larut bisa mengurangi kolesterol. Mengonsumsi kacang seperti buncis, kacang merah, kacang panjang secara teratur selama enam minggu bisa mengurangi kadar kolesterol sebanyak 10%.

3. Ikan Salmon
Ikan salmon sangat baik karena mengandung asam Omega-3 yang bisa menurunkan LDL dan trigiserilda serta meningkatkan HDL. Salmon mengandung EPA dan DHA yang baik untuk kesehatan jantung.
The American Heart Association merekomendasi paling tidak dua porsi per minggu untuk mendapatkan manfaat maksimal. Selain salmon, ikan tuna, trout, sarden, makerel, dan hering juga baik.

4. Alpukat
Alpukat adalah sumber lemak tidak jenuh yang bisa meningkatkan level HDL. Sayangnya, alpukat tinggi kalori, sehingga harus dikombinasikan dengan sayur-sayuran yang bisa menekan kalori.
Satu buah alpukat berukuran sedang mengandung 300 kalori dan 30 gram lemak tidak jenuh sedangkan kebutuhan tubuh manusia normal adalah 1.800 kalori dan 30 gram lemak tidak jenuh per harinya.

5. Bawang Putih
Sejak ribuan tahun lalu, bawang putih sudah dipercaya mengandung banyak zat yang baik untuk kesehatan manusia. Bangsa Mesir Kuno memakai bawang putih untuk meningkatkan stamina.
Di masa modern, bawang putih dipakai untuk menurunkan kolesterol, mencegah pembekuan darah, menurunkan tekanan darah, dan melindungi tubuh dari infeksi.
Hasil penemuan paling mutakhir, bawang putih bisa mencegah partikel kolesterol menempel di dinding pembuluh darah.

6. Bayam
Bayam mengandung banyak lutein. Lutein adalah zat penting yang bisa menjaga kesehatan dan ketajaman fungsi mata. Lutein juga ternyata bisa menjaga kesehatan jantung karena bisa mencegah lemak menempel di pembuluh darah. Dianjurkan, memakan bayam setiap hari sekitar setengah mangkuk untuk hasil maksimal.

7. Margarin
Beberapa jenis margarin bisa menurunkan kadar kolesterol. Misalnya margarin dari minyak biji bunga kanola

8. Mede, Almon, dan Kenari
Lemak tak jenuh tunggal, di dalam kacang mede, almon, dan kenari adalah bahan makanan rendah lemak yang baik untuk kesehatan jantung.
Kacang-kacangan itu juga mengandung vitamin E, magnesium, dan phytochemical yangterkait erat dengan kesehatan jantung. Sayangnya, seperti alpukat, kacang-kacang ini sangat tinggi protein. Jadi, jangan rakus makan kacang agar manfaatnya benar-benar maksimal.

9. Teh
Teh, mau diminum dingin atau panas, sama saja manfaatnya. Teh mengandung antioksidan yang bisa membuat pembuluh darah rileks sehingga terhindar dari pembekuan darah.
Antioksidan di dalam teh, yaitu flavonoid bisa mencegah oksidasi yang menyebabkan LDL menumpuk di pembuluh darah. Menikmati segelas teh setiap hari bisa memenuhi kebutuhan antioksidan.

10. Cokelat
Cokelat ternyata sehat. Tentu saja, cokelat yang dicampur terlalu banyak susu mengandung terlalu banyak lemak. Jadi, pilihlah cokelat hitam atau pahit. Cokelat sehat karena mengandung banyak antioksidan dan flavanoid. Cokelat putih, tidak mengandung zat itu sehingga kurang sehat dikonsumsi.
Kandungan flavanoid cokelat bervariasi tergantung di mana cokelat itu tumbuh dan proses pengolahannya.

source: http://amalianurdiani.wordpress.com/2010/04/15/10-makanan-penurun-kolesterol/

Monday, April 12, 2010

Spesies Baru Kadal Raksasa Ditemukan di Filipina

Beberapa ahli biologi melaporkan temuan spektakuler, yaitu berupa satu spesies kadal raksasa, reptil dengan panjang seukuran orang dewasa dan dianugrahi dua kelamin. Hewan melata yang tersembunyi tapi berwarna cerah itu, monitor lizard, adalah sepupu dekat komodo di Indonesia, kata para ahli biologi tersebut, Rabu (6/4), sebagaimana dikutip dari AFP dan Reuters.

Tetapi tak seperti komodo, yang menakutkan, Hewan itu yang diburu untuk diambil dagingnya adalah karnivora dan tak menyantap daging busuk. Malah hewan itu selalu bersikap damai dan sangat menikmati buah.Kadal itu, yang diberi nama "Varanus bitatawa", memiliki panjang dua meter tapi bobot hanya 20 kilogram, demikian perhitungan yang disiarkan oleh Royal Society, Inggris, dan dikutip oleh AFP serta Reuters.

Hewan tersebut ditemukan di satu lembah sungai di Pulau Luzon, Filipina utara, setelah mampu bertahan hidup karena hilangnya habitat dan perburuan oleh rakyat setempat --yang memanfaatkannya sebagai makanan, kata Rafe Brown dari University of Kansas --yang timnya mengkonfirmasi temuan itu.

Jumlah kadal yang bertahan hidup tak diketahui. Spesies tersebut hampir dipastikan adalah hewan yang sangat terancam, dan mungkin sudah punah tanpa dimasukkan ke dalam daftar seandainya saja hewan jantan besar tak diselamatkan oleh seorang pemburu pada Juni lalu. "Hewan itu hidup di pepohonan, jadi tubuhnya tak bisa sebesar komodo, hewan sangat besar yang memakan sangat banyak daging segar," kata Brown melalui telefon kepada wartawan Reuters. "Hewan ini adalah pemangsa buah dan kadal ketiga pemakan buah di dunia."

Menemukan spesies vertebrata besar adalah peristiwa langka, kata Brown. Kadal itu, spesies baru dari jenis Varanus, pemalu dan dapat bersembunyi dari manusia, pemangsa utamanya, dan dapat menjelaskan mengapa hewan tersebut telah tak terdeteksi oleh ilmuwan dalam waktu yang sangat lama. Ahli biologi pertama melihat gambar kadal besar yang berwarna cerah pada 2001, ketika orang yang meneliti daerah tersebut bertemu dengan beberapa pemburu yang sedang membawa bangkai kadal warna-warni, tapi spesies tersebut pada saat itu tak memberi pengenalan ilmiah.

Dalam beberapa tahun kemudian, kata Brown, ahli etnobiologi terus mendengar cerita "mengenai kedua jenis kadal ini yang disukai banyak orang karena daging mereka terasa lebih enak dibandingkan dengan kadal yang hidup di tanah; hewan ini digambarkan sebagai hewan yang lebih besar dengan warna lebih cerah". Kedua jenis kadal yang digambarkan oleh masyarakat setempat adalah dua nama buat hewan yang sama, kata Brown.

Pada 2009, mahasiswa strata 1 pada akhir ekspedisi dua bulan terus-menerus menemukan tanda kadal besar. Ada goresan kuku di pepohonan dan perdu pohon pandan, yang buahnya disukai oleh kadal. Beberapa pemburu yang telah mendengar ketertarikan tim tersebut membawakan kadal jantan dewasa yang nyaris mati ke kamp mereka. Tim itu mematikan hewan tersebut dan melakukan pemeriksaan genetika yang mengkonfirmasinya sebagai spesies unik, kata Brown.

Analisis DNA memperlihatkan ada perbedaan genetika yang mendalam antara kadal baru itu dan keluarga terdekatnya, "monitor lizard", yang juga pemangsa buah tapi hidup di ujung selatan Pulau Luzon, dan bukan di ujung utara --tempat tinggal "monitor lizard" hutan.

Ditemukannya spesies langka semacam itu di daerah yang berpenduduk padat, tempat yang telah kehilangan sangat banyak tanaman, "menjadi kejutan luar biasa", kata beberapa penulis laporan di jurnal Biology Letters.

Temuan penting lain dalam beberapa dasawarsa ialah kera kipunji, yang menghuni gugusan kecil hutan di Tanzania, dan saola -keluarga sapi yang tinggal di hutan dan hanya ditemukan di Vietnam serta Laos.

"Varanus bitatawa" memiliki tanda unik dan anatomi seks yang tak biasa, kata studi tersebut. Kaki dan tubuhnya yang bersisik dipenuhi warna biru-hitam dengan titik-titik berwarna kuning-hijau pucat, sementara ekornya ditandai dengan bagian berselang-seling warna hitam dan hijau.

Kadal jantannya memiliki dua penis, yang disebut hemipene, yang juga ditemukan pada ular dan kadal lain. Kedua penis itu seringkali digunakan secara bergantian, dan kadangkala berisi duri atau pengait yang bergungsi sebagai jangkar untuk melekatkan kadal betina selama terjadi hubungan.

"Varanus bitatawa" memiliki kerabat di bagian selatan Pulau Luzon, "Varanus olivaceus", tapi kedua spesies itu terpisah oleh tiga lembah sungai dan jurang sepanjang 150 kilometer serta tak pernah bertemu.

Sumber : http://www.antaranews.com

Dampak Buruk Penyejuk Ruangan

Tanpa sadar kita menghabiskan sebagian waktu di dalam ruangan berpendingin udara atau air conditioner (AC). Mulai dari kantor, mobil, angkutan umur, pertokoan, hingga kamar tidur.

Kita sekadar mencari kenyamanan di tengah iklim tropis yang mudah membuat gerah. Tanpa peduli efek buruk di balik kenyamanan hawa dingin yang dihasilkan mesin penyejuk ruangan. Apa saja efek buruknya?

1. Gemuk
Sejumlah penelitian menguatkan tudingan bahwa suhu udara yang nyaman menjadi salah satu dari 10 penyebab utama kenaikan berat badan. Suhu udara yang nyaman seringkali membuat kita malas bergerak. Minimnya aktivitas tubuh meniadakan pelepasan energi pembakaran lemak. Dalam jangka panjang, timbunan lemak akan terakumulasi dan memicu obesitas. Sebab itu, mereka yang terbiasa hidup di ruangan berpenyejuk ruangan disarankan memiliki jadwal rutin berolah raga untuk membakar lemak tubuh.

2. Sick Building Syndrom
Perbedaan suhu udara antara ruangan berpendingin udara dan luar ruang bisa mempengaruhi daya tahan tubuh. Beranjak ke ruang dingin dalam kondisi bercucur keringat usai melakukan aktivitas di bawah sinar matahari bisa mengakibatkan sakit kepala, lemas, sesak napas, bahkan sulit berkonsentrasi.

3. Penularan penyakit
Hampir semua ruang berpendingin udara minim ventilasi. Kondisi ini membuat sirkulasi udara tidak lancar dan hanya menghasilkan udara daur ulang. Saat salah satu penghuninya membawa virus, otomatis virus itu akan terperangkap di ruangan sehingga berpotensi menular ke penghuni lain dengan cepat.

4. Penuaan kulit
Mesin pendingin udara bekerja menurunkan temperatur udara dengan menangkap partikel-partikel air di udara untuk memproduksi hawa dingin. Kondisi ini secara tak langsung menurunkan kelembaban udara yang memicu masalah kulit kering.

Jika sebagian besar waktu kita habis di ruang berpendingin udara biasakan menggunakan pelembab ekstra untuk kulit. Kita harus memiliki trik untuk menjaga kelembaban kulit demi mempertahankan elastisitasnya
Berbagai efek buruk itulah yang kemudian dijadian acuan untuk mengembangkan teknologi pendingin udara yang lebih menyehatkan. Tak heran, jika kita sering melihat mesin pendingin udara yang menjanjikan perlindungan dari virus dan sebagainya.

source: http://haxims.blogspot.com/2010/04/dampak-buruk-ac-penyejuk-ruangan.html

Tuesday, April 6, 2010

Melepas Ratusan Ular

Matahari yang sedari tadi terik, tampaknya mulai melemah dan perlahan mendung gelap menggantung ketika mobil patroli Daihatsu D-Max mulai membelah kota Krian, sebuah kota kecil disebelah barat Sidoarjo. Tapi nampaknya turunnya cuaca hari ini bukanlah berbanding lurus dengan semangat rekan saya yang sedari tadi sibuk menceritakan ihwal penangkapan truk pengangkut ratusan ular yang kini kami bawa ini. Dengan ditemani sebatang rokok Djarum Super yang terjepit diantara bibirnya, ia sibuk berceloteh menemani saya yang sedang sibuk mengejar mobil Kijang kapsul yang lebih dulu berangkat didepan.
Hari ini padahal awalnya saya akan pulang cepat ke Malang, bukan karena apa, tetapi ada pertandingan sepak bola antara Arema Indonesia melawan Persitara di Stadion Kanjuruhan - Malang. Pertandingan ini terasa sangat istimewa bukan karena lawan Arema kali ini merupakan juru kunci klasemen, tetapi karena Presiden SBY melihat langsung pertandingan di dalam stadion. Sejak pukul 10.00 WIB, saya baca berbagai status di Facebook, Aremania * supporter Arema * sudah mulai membirukan jalanan kota Malang untuk melihat pertandingan ini. Sedangkan saya, ya bisa dibilang Aremania juga, tentu tidak menyia-nyiakan hal ini. Tapi ketika waktu merambat di Pukul 9 pagi, ada Surat Perintah Tugas untuk saya ikut dalam pelepasliaran ratusan ular hasil penyitaan teman-teman Polisi Kehutanan Surabaya. Jelegerrr... aduh dek.. demi tugas negara, saya pupuskan keinginan menonton Arema hari ini.
Dan sekarang, diiringi hujan yang semakin lebat, mobil yang saya kemudikan mulai menaiki kawasan wisata Pacet di selatan Mojokerto. Bukan main lebatnya, saking lebatnya saya tidak berani melarikan mobil ini dengan cepat. Begitu sampai di Pacet, Doki Jati * rekan saya yang perokok Djarum Super tadi * langsung lari menuju sebuah minimarket. Tujuannya ada dua, yang pertama membeli minuman dan snack, sedangkan yang kedua adalah numpang buang air kecil. Tak berapa lama ia sudah kembali, " waduh, warunge gak duwe toilet, arep nguyuh nang pohon iku wedi diseneni wong", * waduh, tokonya tidak punya toilet, mau kencing di pohon itu takut dimarahin orang * sambil dia menunjuk sebuah pohon yang berada didepan sebuah rumah yang tak jauh dari tempat kami parkir. Ya terang aja pasti ada yang marah.
Hujan masih turun walaupun rintik-rintik ketika mobil kami tiba di titik pertama untuk melepas ular-ular ini. Direncanakan ada lima titik, agar ular-ular ini tidak berkumpul disatu tempat saja. Adapun jenis ular yang kami lepas kali ini adalah jenis Cobra, Jali, dan Lanangsapi. Sedangkan tempat kami melepaskan merupakan hutan konservasi Taman Hutan Raya R. Soeryo. Kami juga bukan dengan tangan kosong melepas ular ini, kami juga membawa dua orang pawang ular untuk melepaskannya, karena ular-ular yang kami lepas merupakan ular-ular yang berbisa.
Tempat - tempat yang dipilih merupakan tempat yang curam dan terdapat gangguan baik dari pencuri kayu ataupun perambah. Hanya pada titik kedua yang tempatnya sedikit landai, sehingga ular yang dilepas, ada yang kembali ke arah kami. Bisa dibayangkan ular-ular tersebut dapat membuat kami bergidik dan mencari selamat sendiri-sendiri. hahahaha. Melepasliarkan satwa liar, tampaknya ini yang paling seru yang saya alami, selain tegang juga bercampur takut kalau-kalau ular-ular yang kita lepas balik menyerang kita. Maklum, dengan kondisi di dalam karung dan kotak yang sudah agak lama tentu membuat ular-ular tersebut stres dan semakin agresif, ini bisa dilihat ketika kami akan melepaskan ular Cobra yang sedari tadi dari arah karungnya berbunyi desisan, dan begitu dilepaskan ular Cobra tersebut bukannya lari seperti ular yang lain tetapi diam ditempat dan berdiri sambil unjuk kekuatan kepada kami. Wah kalau sudah begini kita sebaiknya ambil jarak saja deh. Soalnya kita bukan orang sakti neh, hehehe.
Tak terasa, kami sudah melepaskan ratusan ular tadi sampai di titik kelima. Kabutpun mulai turun, dingin semakin mengigit, dan saya cuman bisa memaki diri sendiri kenapa tadi tidak membawa jaket. Sedangkan Doki Jati asyik menghisap dalam-dalam rokoknya, saya memulai untuk memutar balik mobil kembali ke arah Pacet dengan perut mulai keroncongan. Selang tek lama kamipun mulai meluncur keluar dari kawasan hutan dengan diiringi ocehan doki tantang indahnya pensiun hidup di pegunungan macam ini, " gimana gus, bayangkan, kita pensiun, punya rumah di tempat seperti ini, tiap pagi pemandangan yang kita dapat sawah yang bertrap terhampar menghijau, kabut tipis mulai turun... wah... manteb banget... gimana gus, harus direncanakan... saya sudah gus... hahahaha...", dan sayapun tersenyum sambil manggut-manggut terbayang indahnya hidup seperti itu.

Thursday, April 1, 2010

Hal - hal yang seharusnya dihindari setelah makan

Kesehatan merupakan aset terbesar yang kita miliki dalam hidup ini. Tanpa kesehatan maka aktifitas apapun pastinya tak akan dapat dilakukan dengan baik. Makanan yang sehat adalah salah satu penunjang terjaganya kebugaran tubuh ini. Namun ada beberapa hal yang seringkali tidak kita sadari dari aktivitas kita setelah makan yang sebenarnya dapat membahayakan kesehatan kita. Dalam artikel ini kurang lebih ada 10 point yang harus kita perhatikan betul agar makanan yang kita konsumsi mampu memberikan manfaat yang optimal terhadap kerja tubuh kita.
1. Minum air dingin
Banyak tidak disadari, suhu dingin akibat es yang berkondesasi dengan air dapat membekukan makanan, terutama yang mengandung minyak (lemak akan terbekukan). Hingga pada akhirnya lemak itu bisa tertimbun dlm usus dan mngakibatkan penyempitan saluran-saluran pencernaan dan brujung pd kegemukan. Nah, untuk itu mulai saat ini cobalah ganti air es yg biasa Anda minum dgn minum air hangat.
2. Makan buah-buahan
Setelah makanan masuk ke lambung, lambung membutuhkan waktu 1-2 jam untuk mencerna, jika setelah makan lalu menyantap buah, maka buah akan terhambat oleh makanan yg telah lebih dulu disantap, akibatnya buah-buahan tidak bisa tercerna secara normal. Jika berlangsung lama, akan mnyebabkan gejala perut kembung, diare atau susah buang air besar dan asam lambung berlebih.
3. Minum teh
Hal ini dapat mengencerkan getah lambung, akibatnya mempengaruhi pencernaan makanan. Selain itu, daun teh banyak mengandung tanin (asam tanat), jika minum teh sehabis makan, akan membuat protein yg belum sempat dicerna lambung menyatu dengan asam tanat dan membentuk sedimen yg tidak mudah dicerna, sehingga mempengaruhi serapan protein. Teh jg dpt menghambat serapan zat besi, jika keadaan demikian berlangsung lama dpt terjadi gejala anemia karena kurang zat besi.
4. Merokok
Bahaya merokok shabis makan lebih besar 10 kali lipat dibanding hari-hari biasa! Ini dikarenakan peredaran darah pd saluran pencernaan sehabis makan meningkat, akibatnya sejumlah besar kandungan dalam rokok yg tidak baik bagi kesehatan diserap, sehingga bisa merusak hati, otak besar dan pembuluh darah jantung dan juga menyebabkan penyakit lainnya pada aspek-aspek terkait ini.
5. Mengendorkan ikat pinggang
Mengendorkan ikat pinggang setelah makan, meskipun terasa lebih nyaman, tapi hal tersebut dapat mngakibatkan turunnya tekanan dalam rongga perut, yang memaksa lambung turun. Jika kebiasan tersebut terus dilakukan, maka akan benar-benar mengidap penyakit lambung turun atau menyebabkan usus terbelit dan terblokir.
6. Mandi
Volume aliran darah pada permukaan tubuh akan meningkat, dan volume aliran darah pd saluran usus dan lambung akan berkurang, sehingga membuat fungsi pencernaan usus lambung melemah, dan menyebabkan pencernaan buruk.
7. Olahraga
Meningkatnya volume gerak tubuh dapat mempengaruhi saluran pencernaan terhadap serapan gizi. Terutama manula, fungsi jantung melemah, penyempitan pembuluh darah, banyak berjalan setelah makan akan timbul gejala tekanan darah menurun dan gejala-gejala lainnya.
8. Berkaraoke
Setelah makan isi lambung kita membesar, dinding lambung menjadi tipis, volume aliran darah meningkat, saat demikian, bernyanyi dapat membuat sekat ronga badan pindah ke bawah, beban rongga perut bertambah, jika ringan akan mnyebabkan pencernaan buruk, dan jika berat maka dapat menyebabkan gangguan pada lambung dan gejala penyakit lainnya.
9. Mengemudikan kendaraan
Rawan terjadi kecelakaan jika sehabis makan kemudian menjalankan kendaraan. Ini dikarenakan sehabis makan lambung dan usus membutuhkan sejumlah besar darah dalam mencerna makanan, yang mengakibatkan organ otak besar kekurangan darah untuk sementara waktu, dengan demikian hal ini dapat menyebabkan kesalahan operasional dalam berkendaraan.
10. Langsung tidur
Satu hal yang paling sulit untuk dihindari adalah rasa kantuk setelah makan. Apalagi jika makanan yang baru saja dikonsumsi sangat memuaskan perut dalam arti lain sangat mengenyangkan. Namun, cobalah untuk tidak mengikuti rasa kantuk Anda. Tidur setelah makan membuat makanan tidak dapat dicerna secara baik. Akibatnya, usus mengalami kembung dan terjadi peradangan.
sumber: http://www.dalimunthe.com/2010/02/10-hal-yang-harus-dihindari-setelah.html
 

Copyright 2010 halaman agus.

Theme by WordpressCenter.com.
Blogger Template by Beta Templates.