Wednesday, August 1, 2012

Hipotermia

Awal tahun 2012, kita dikejutkan dengan berita meninggalnya pendaki di Suaka Margasatwa Datar Tinggi Yang atau yang lebih dikenal dengan Gunung Argopuro. Dari keterangan yang dihimpun, korban meninggal setelah rombongannya terserang badai dan kemungkinan besar terserang hipotermia. Untuk itu saya mencoba menghimpun kembali apa itu hipotermia dan bagaimana cara penanggulangannya.

Hipotermia adalah suatu kondisi dimana mekanisme tubuh untuk pengaturan suhu kesulitan mengatasi tekanan suhu dingin.  Tubuh kehilangan panas tubuhnya disebabkan ketika setiapkali bernafas kita mengeluarkan udara panas. Kemudian penguapan keringat dari kulit dan paru-paru merupakan penyumbang terbesar dari hilangnya panas badan. Jumlah penguapan itu bisa dikendalikan dengan menggunakan pakaian yang tidak menyerap air tetapi dapat ‘bernafas” (uap air masihdapat keluar). Panas tubuh juga dapat hilang sebagai akibat konduksi, misalnya kehujanan. Seseorang yang kebasahan akan menyebabkan sejumlah panas badan hilang dengan cepat. Baju yang basah menghilangkan nilai insulasi (isolasi panas tubuh) sampai 90 persen. Panas tubuh juga dapat hilang melalui bagian-bagian badan yang tidak tertutup, terutama kepala, leher, dan tangan.

SUHU BADAN
(Celcius)
TANDA-TANDA KHUSUS


37
Suhu normal
36 – 35
Menggigil sampai bulu roma berdiri, tetap masih terkendali. Gerak langkah menjadi lamban. Koordinasi tubuh mulai terganggu.
35
Apabila mencapai titik gawat, menggigil tidak terkendali lagi
35 – 33
Pengambilan keputusan dan koordinasitubuh kabur. Langkah kaki sering tersandung. Berbicara kasar.
33
Semakin menggigil, denyut nadi dan tekanan darah mulai menurun.
32 – 29
Menggigil berhenti, kebingungan meningkat, meracau, ingatan hilang, gerakan tersentak-sentak, pupil (bagian gelap mata) mulai membesar.
29 – 28
Otot menjadi kaku, pupil membesar, denyut nadi melemah atau tidak teratur, tarikan nafas melemah, warna kulit kebiru-biruan, tingkah laku kacau, menuju ke arah tidak sadar.
27
Pingsan, pupil tidak lagi menjawab gerakan cahaya, kehilangan gerakan-gerakan spontan. Penderita kelihatan sudah meninggal.
26
Koma, gawat, suhu tubuh mulai menurun cepat sekali.
20
Denyut jantung berhenti.
18
Pada suhu ini korban masih dapat ditolong denan penanganan segera dan intensif.

Cara penanggulangan sementara penderita hipotermia
  1. Mula-mula pakaian korban/penderita yang basah diganti dengan yang kering. Kemudian hindarkan penderita dari hembusan angin, misalnya dengan mendirikan tenda atau bivak yang baik. 
  2. Baringkan penderita dengan alas yang hangat dan berikanlah minuman yang hangat dan manis.
  3. Bantulah penderita untuk menghangatkan tubuhnya  sendiri. Masukkan dia ke dalam kantung tidur yang telah dihangatkan dengan ditiduri terlebih dahulu dengan orang lain yang masih sehat. Memasukkan penderita hipotermia ke dalam kantung tidur yang dingin tidak akan menghasilkan apa-apa karena badannya tidak mampu lagi menghangatkan badannya sendiri.
  4. Jika kantung tidur cukup luas, sebaiknya seseorang yang masih sehat menemani penderita di dalam kantung tidur. Panas badan orang yang sehat akan membantu penderita memanaskan badannya. Keduanya harus dalam keadaan telanjang, karena kontak langsung dari kulit ke kulit akan cepat menghangatkan si penderita. Jika memungkinkan dua orang yang sehat masuk ke dalam kantung tidur dan mengapit si penderita di tengahnya.
  5. Meletak botol air penuh air hangat (bukan panas!) ke dalam kantung tidur akan membantu.
  6. Jika memungkinkan membuat api unggun di sisi penderita.
  7. Kalau penderita sudah sedikit sadar dan dapat makan, berikanlah gula-gula atau makan yang manis. Hidrat arang merupakan bahan bakar yang cepat sekali menghasilkan panas dan tenaga.
  8. Evakuasi baru bisa dilakukan setelah penanggulangan sementara ini.

Sumber : 
• wikipedia
• Buku “Norman Edwin Catatan Sahabat Sang Alam”

2 comments:

Anonymous said...

Mas yg ga Enak penanganan nomer 4 ya,la kalo penderita cewek,trs yang ada di sekelilingnya cowok,atau sebaliknya, apa ya harus seperti itu penanganannya,apa ga bisa kl sekedar pake daleman,maaf neeh tanya masalah yg ini,,

Anonymous said...

Maaf td blm tak kasih nama,dariku,,Nely,,hehehe,,

 

Copyright 2010 halaman agus.

Theme by WordpressCenter.com.
Blogger Template by Beta Templates.