Tiba-tiba Saja


Tahu-tahu sudah hari Jum'at saja. Apa hanya saya yang merasakannya ya, semakin kesini perpindahan waktu terasa semakin cepat?

Seperti, tahu-tahu sudah berumur 51 tahun saja. Rasa-rasanya baru kemarin hari pertama kerja.

Sepeda metik merah ini kuarahkan ke Sawojajar, dengan perasaan yang menggantung dan kadang hampa. Teringat kejadian yang selalu berulang saat sholat Jum'at di Masjid Al Islah, Polowijen, tadi siang.

Entah anak atau cucunya, yang selalu memapah seorang yang sudah tua sekali untuk hadir Sholat Jum'at. Dengan sigap dan sabar memapahnya hingga shaf terdepan,  hanya berjarak satu jamaah dengan tempat aku bersila.

Kursi lipat dibuka, didudukkan dengan pelan, perlahan sorban digelar di depan kaki kakek itu. Tak lama berselang mereka berdua sholat Sunnah.

Nyaris tiap sholat Jum'at di masjid itu, selalu melihat mereka. Tapi Jum'at ini berbeda. Lama kupandang mereka berdua, hingga si anak menatapku. Tak kulihat rasa lelah di sinar matanya.

Tak lama aku menunduk sambil terus bersholawat. Tak terasa air mata mulai memenuhi kantung  mataku.

Yaa Alloh, saat aku tua nanti, apakah ada anakku yang mau memapahku untuk tetap sholat di masjid?

Malang, 16 Oktober 2026
Udara panas jalanan menyapu wajahku, dan membuat mataku nanar

Comments

Popular Posts