Monday, March 30, 2009

Kembang Tahu

Ini sebenarnya adalah nama sebuah penganan. Mengenai asal-usulnya, saya kurang mengetahuinya, hanya saja pertama mengenalnya, saya tahu asal-usulnya. Saya kenal makanan satu ini dari istri saya. Karena dia telah mengetahui makanan ini dari kecil, dan telah ada di Jakarta. Yang ia tahu namanya ya… Kembang Tahu. Pertama kali mendengar namanya saya hanya mengernyitkan dahi, ..”kembang tahu?”, ih masa iya tahu ada kembangnya ya…

Dari gambaran yang berusaha digambarkan oleh istri saya, saya belum dapat mengambil gambarannya. Sama sekali. Gak ada ide deh bentuknya seperti apa. Suer.



Baru setelah istri saya ikut tinggal di Malang, saya mengetahuinya, walaupun dengan berbeda nama. Tahwa. Istri saya mengajak ke tempat penjual Tahwa ini di bilangan belakang Ramayana, kaki lima. Ya sepengetahuan saya hingga kini belum ada penjual kembang tahu alias tahwa ini sudah dibuka di warung makan atau macam KFC-lah.


Bentuknya aneh, seperti tahu tapi halus. Berbentuk potongan, yang diambil menggunakan sendok dari wadahnya ke mangkok, kemudian disiram dengan air kuah yang menurut saya ada rasa jahe dan gula merahnya. Hangat di tenggorokan. Air kuah ini dihangat dalam ceret dengan menggunakan arang. Agar kuahnya tidak berbau minyak tanah.


Setiap saya menyeruputnya, bisa dipastikan batuk-batuk. Karena rasa yang tajam dan serasa kuahnya membersihkan tenggorokan kita dari kuman-kuman. Tidaklah lama kemudian, dapat dirasakan hangat di tubuh dan terasa menyehatkan badan.


Sekarang ini, di kota Malang yang notabene berdiri di ketinggian sekitar 500 mdpl alias meter di atas permukaan laut, Tahwa ini sudah tersebar di pelosok-pelosok kota. Dan mereknya yang mendominasi adalah “Tahwa Faiz”. Tau deh, yang punya atau juragannya yang bernama Faiz atau mungkin cucunya yang bernama Faiz, hehehe. Tapi saya sering menikmati tahwa di penjual yang ngendon di sekitar Hotel Cakra di seputaran Hutan Kota Malabar. Beh … asik dah, suasanya yang rindang, jalan yang tidak ramai, angis sepoi-sepoi, menambah nikmat rasa tahwa ini. Belum lagi harganya yang sangat terjangkau, 2000 perak per mangkok. Sangat terjangkau.

6 comments:

senoaji said...

tau tapi belum pernah merasakan, enak po kang???

J O N K said...

waduh jadi pingin nyoba :D,, pedas atau gimana mas, sampai bisa membuat tubuh hangat ?

faizz said...

walah kok juragannya nama gue yak? wakakaakkkkkk.....tapi jadi ada ide buat bikin usaha kembang tahu, buat masa depan , wakakakakakakakakakkkkk

wiwin said...

Bener uenak tenan...pokok'e lekker.
Dan yg penting khasiatnya itulhoh, dan ini makanan fav-ku semasa hamil...akhirnya anakku kulitnya putih..seputih kembang tahu...?!!

Agus Irwanto said...

@ Senoaji : Coba deh ... tapi gak tau di Jogja namanya apa ..
@ Jonk : mmmm ... rasa kuahnya mirip ronde, minuman juga ..
@ Faizz : hehehe gw curiga, jgn2 masih ada jalur sodara tuh ..
@ wiwin : ya gitu deh ..

nia manis said...

aku juga hobi banget dengan makanan/minuman ini..sayang di komplek perumahanku gak ada yang nge-pos di satu tempat alias yang jualan pake motor n keliling gitu..hhmmmm..enak..

 

Copyright 2010 halaman agus.

Theme by WordpressCenter.com.
Blogger Template by Beta Templates.